Kamis, 19 Maret 2015

MANFAAT AIR CUCIAN BERAS


air cucian beras merupakan media alternatif pembawa bakteri Pseudomonas fluorescens. Bakteri tersebut adalah mikroba yang berperan dalam pengendalian petogen penyebab penyakit karat dan memicu pertumbuhan tanaman. "Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah di antaranya karbohidrat berupa pati sebesar 85-90 persen, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula, dan vitamin yang tinggi 
Pada waktu mencuci beras air bekas cucian beras biasanya keruh. Kandungan nutrisi apa yang terdapat pada air bekas cucian beras atau kulit ari beras itu sehingga menyebabkan airnya jadi keruh? Menurut penelitian kulit ari beras kaya akan kandungan serat  dan mengandung vitamin B1, B3, B6,Posfor, Zat besi dan mangan.

Kandungan Air Bekas Cucian Beras Kandungan nutrisi inilah yang kemudian apabila air bekas cucian beras tersebut digunakan untuk menyiram tanaman, dapat berfungsi sebagai pupuk. Kandungan posfornya bisa memacu pertumbuhan akar , dan kandungan zat besinya bisa membantu pembentukan klorofil tanaman atau tumbuhan tersebut,sehingga tanaman kita menjadi lebih subur . Dengan demikian bisa dikatakan bahwa air leri bisa digunakan sebagai pupuk. Pseudomonas sp. berperan sebagai penghasil vitamin B12.

PSEUDOMONAS
}  Menetralisir zat-zat racun baik pada tubuh tanaman, hewan, dan manusia
}  Menguraikan hidrokarbon
}  Menguraikan limbah
}  Menghancurkan zat-zat residu dalam tanah

Mangan(Mn)
Bermanfaat dalam proses asimiliasi dan berfungsi sebagai komponen utama dalam pembentukan enzim dalam tanaman. Kekurangan mangan dapat pertumbuhan tanaman menjadi kerdil, terutama pada tanamaan horitikultura seperti sayuran

Fero/besi (Fe)
Berperan dalam proses fisiologi tanaman seperti proses pernapasan dan pembentukan zat hijau daun atau klorofil. Kekurangan zat besi akan menyebabkan daun berwarna kuning kemudian berguguran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar